PetroChina Dikarantina Total, Sekda: Perusahaan Menutup Akses Masuk

Meningkatnya kasus Positif terpapar Virus Covid-19 di lingkungan PetroChina memaksa Perusahaan yang berdiri di Kecamatan Betara, Tanjab Barat harus dikarantina Total. 

PetroChina Dikarantina Total, Sekda: Perusahaan Menutup Akses Masuk
Sekda dan jurnalis yang hadir (Heri/brito.id)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT - Meningkatnya kasus positif terpapar Virus Covid-19 di lingkungan PetroChina memaksa Perusahaan yang berdiri di Kecamatan Betara, Tanjab Barat harus dikarantina total. 

Hal ini disampaikan Sekda Tanjab Barat Agus Sanusi yang menyampaikan hasil rapat yang digelar di aula Kantor Bupati, Selasa (28/7) kemarin.

"PetroChina mulai kemarin sudah menerapkan karantina total," tegas Sekda kepada awak media saat dijumpai di ruang kerjanya Rabu (29/7). 

Sekda menegaskan, karantina total yang dilakukan pihak PetroChina bukan berarti menyetop semua kegiatan di perusahaan minyak tersebut. Melainkan membatasi dan memperketat protokol kesehatan di lingkungan perusahaan. 

"Perusahaan menutup pintu masuk dan keluar, artinya karyawan yang diluar tidak bisa masuk ke area perusahaan dan karyawan yang di dalam tidak bisa keluar," jelasnya.  

Sekda juga menegaskan, tim Gugas Covid-19 Perusahaan harus terus melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan Tim Gugas Tugas Covid-19 Kabupaten. 

"Dua minggu kedepan, Satgas tetap melanjutkan tracking terhadap yang diduga kontak langsung dengan pasien," tegasnya. 

"Harapan kita mata rantai penyebaran virus di lingkungan perusahaan dapat diputus. Dan tidak mengancam masyarakat sekitar," tukasnya.  

Penulis: Heri Anto
Editor: Ari