Pasien Sembuh asal Muarojambi Dipulangkan, Plt Kadinkes: Alhamdulillah Diterima Warga dengan Baik

Pasien sembuh asal kabupaten Muarojambi kembali bertambah. Berdasarkan hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) atau uji swab yang diumumkan Rabu 22 Juli 2020, 2 orang pasien terkonfirmasi positif di Muarojambi dinyatakan sembuh.

Pasien Sembuh asal Muarojambi Dipulangkan, Plt Kadinkes: Alhamdulillah Diterima Warga dengan Baik
Plt Kadinkes Muarojambi Yes Isman (Raden Romi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pasien sembuh asal kabupaten Muarojambi kembali bertambah. Berdasarkan hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) atau uji swab yang diumumkan Rabu 22 Juli 2020, 2 orang pasien terkonfirmasi positif di Muarojambi dinyatakan sembuh. 

"Alhamdulillah pasien sembuh kita bertambah 2 orang berdasarkan hasil pemeriksaan swab negatif 2 kali. Pasien tersebut adalah pasien 09 dan pasien 012," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Yes Isman Kamis (23/7/20). 

Pasien tersebut kata Yes Isman, berasal dari Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kecamatan Sekernan. Pasien 09 adalah MI laki-laki berusia 45 tahun asal Kasangpudak Kumpeh Ulu, dan pasien 012 adalah remaja laki-laki berusia 15 tahun asal Kecamatan Sekernan.

"Kepulangan keduanya sangat dinanti keluarganya dan Alhamdulillah masyarakat di sekitar  tempat tinggal pasien juga menyambut baik kepulangan mereka," kata Yes.

Kendati demikian, pasien sembuh ini tetap harus menjalani protokol tetap Covid-19. Mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Seperti di Kecamatan Kumpeh Ulu itu pak RT nya kami pesankan dan beritahu bahwa pasien ini telah sembuh dan hasil swabnya sudah 2 kali negatif namun tentunya tetap isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Dan tentunya perlu kerjasama yang baik agar protokol ini berjalan dengan benar," kata dia.

Tentunya semangat kebersamaan inilah yang juga membantu mengembalikan mental dan spiritual pasien sembuh ini. Dengan demikian, kata Yes, psikis pasien sembuh juga akan kembali seperti sediakala.

"Virus ini kan bukan aib siapa saja bisa terkena jadi butuh dorongan dan semangat. Jadi kita saling menguatkan," kata Yes.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi