Bupati Bungo dan Semua Tokoh Masyarakat Deklarasi Berkomitmen Tolak PETI

Bupati Bungo dan Semua Tokoh Masyarakat Deklarasi Berkomitmen Tolak PETI
Bupati Bungo H Mashuri menggunakan masker saat memimpin deklarasi tolak PETI (brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Bungo bersama insur Forkopimda, beserta lembaga adat, 17 Kecamatan yang berada didalam Kabupaten Bungo, Datuk Rio, Ketua BPD, lembaga di Dusun, mahasiswa, deklarasi dan penandatanganan Fakta integritas tolak penambang emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bungo.

Deklarasi dan penandatanganan fakta integritas bertempat di lapangan eks MTQ Baru, Jum'at (12/06).

Bupati Bungo H Mashuri bertindak sebagai pemimpin upacara deklarasi tolak PETI. Dalam wawancara Bupati mengatakan apel deklarasi anti PETI di Kabupaten Bungo melibatkan semua unsur Forkopimda dan dari  tokoh masyarakat, Datuk Rio, Kapolsek jajaran, Camat jajaran, danramil jajaran, dan seluruh pemangku pemangku adat yang peduli terhadap lingkungan di Kabupaten Bungo. Terlebih lagi saat ini ditengah Pandemi Covid-19.

"Dengan deklarasi ini kita berharap masyarakat kita menyadari bahwa melaksanakan penambangan emas tanpa izin yang menggunakan alat berat itu akan memiliki dampak yang luar biasa baik sosial ekonomi, kemudian alam, kerusakan-kerusakan hubungan sosial, mudah-mudahan dari deklarasi ini kita nanti bisa menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat kita untuk menyadari bahwa kegiatan ini merupakan ilegal yang harus kita hindari bersama," katanya.

"Kita terus dorong walaupun 1 dan 2 Desa sudah ada peraturan Desa tentang pelarangan peti ini, nanti kita juga menghimbau dan  sosialisasi terus anti peti," tambah Bupati Bungo.

Hasil ini nanti akan disampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bungo melalui Camat dan Datuk Rio.

"Penambangan emas dengan menggunakan alat berat seperti yang terjadi di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang dan Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat tidak di benarkan sekali dalam penambangan emas tanpa izin dengan menggunakan alat berat," kata Bupati.

Sementara itu Kapolres Bungo Tri Saksono Puspo Aji, S.Ik juga mengatakan Polres Bungo senantiasa mendukung program-program yang sudah diluncurkan oleh Bapak Bupati terkait masalah pemberantasan PETI.

"Kita sebetulnya sudah juga melaksanakan kegiatan-kegiatan secara terpadu baik dengan pemerintah daerah maupun dengan Kodim," kaya Kapolres Bungo.

Kemudian sudah melakukan pemberantasan PETI. Dan dari tambang liar ada sekitar 2,9 ons yang didapatkan oleh penambang emas tanpa izin di Batu Kerbau. (Red/Adv)