Bahaya Corona Meningkat, DPRD Muarojambi Ditutup 3 Hari

Pasca terpaparnya salah satu PTT di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muarojambi, kantor Bupati pun ditutup selama 3 hari.

Bahaya Corona Meningkat, DPRD Muarojambi Ditutup 3 Hari
Kasubag Humas DPRD Muarojambi Heriyanto (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pasca terpaparnya salah satu PTT di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muarojambi, kantor bupati pun ditutup selama 3 hari. Selain kantor bupati, gedung DPRD Muarojambi pun turut memberlakukan kebijakan yang sama. 

Gedung legislatif tersebut turut ditutup selama 3 hari ke depan sejak hari ini Senin (28/9/20) hingga Rabu (30/9/20). Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus tersebut di lingkup sekretarian DPRD Muarojambi.

"Iya benar, ditutup (aktivitas kedinasan di DPRD Muarojambi) selama 3 hari ke depan dan akan kembali beraktivitas di kantor pada Kamis 1 Oktober mendatang," kata Plt Sekwan Muarojambi Ahmad Ridwan,SH,MH melalui Kasubbag Humas Heriyanto BP,SE Senin (28/9/20).

Penutupan ini juga sudah diberitahukan kepada seluruh staf di Sekretariat maupun kepada anggota DPRD Muarojambi. 

"Sementara diberlakukan work from home (WFH) selama 3 hari ini," kata Heriyanto.

Selain penutupan aktivitas kedinasan di DPRD Muarojambi, anggota DPRD juga menunda pembahasan KUA-PPAS TA 2021 yang telah terjadwal. Gedung DPRD akan disemprot cairan disinfektan secara menyeluruh untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

"Mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus Corona, selalu pakai masker rajin cuci tangan dan tetap jaga jarak fisik," kata Heriyanto.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi